SastraHolic

Indonesia Cekal Pembuat Film “Fitna”

Posted on: April 2, 2008

Pemerintah Indonesia mencekal anggota parlemen Belanda, Geert Wilders, pembuat film Fitna yang menistakan kitab suci Al-Quran jika yang bersangkutan berkunjung ke Indonesia. Hal itu dikemukakan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sesi jumpa pers di Kantor Presiden Jakarta, Senin malam.

“Melalui Menteri Hukum dan HAM, Pemerintah Indonesia mencekal Wilders jika yang bersangkutan berkunjung ke Indonesia, ” kata Presiden.

Selain mencekal Wilders, pemerintah Indonesia juga mengimbau seluruh media untuk tidak menayangkan film kontroversial produksi anggota parlemen Belada, Fitna, karena akan mengganggu harmonisasi kehidupan antar-masyarakat.

“Pemerintah melarang penayangan film Fitna di Indonesia, dan melalui Menkominfo meminta seluruh penyedia jasa Internet untuk tidak menayangkan film itu, ” katanya.

Menurut Presiden Yudhoyono, film itu berpotensi untuk menimbulkan perpecahan di antara masyarakat,

Disebutkan juga pemerintah Indonesia berharap agar pemerintah dan parlemen Belanda terus berusaha untuk menghentikan penayangan film itu.

Pada kesempatan itu Presiden Yudhoyono juga mengatakan bahwa pemerintah Indonesia menyampaikan penghargaan atas upaya pemerintah Belanda, warga Belanda di Indonesia, para tokoh agama serta Sekjen PBB Ban Ki-Moon yang menyatakan bahwa tidak ada hubungan sama sekali antara tindakan Wilders dengan kebebasan pers dan juga mengecam film itu.

Presiden berharap, semua pihak mampu menahan diri sehingga tidak ada aksi-aksi kekerasan ataupun “sweeping” terkait hal itu.

Ditemui seusai mendampingi Presiden Yudhoyono, Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa mengatakan bahwa pencekalan terhadap Wilders berlaku mulai Senin (31/3).”Berlaku mulai hari ini, setelah Presiden membacakan pernyataan, ” imbuhnya.

Sementara itu, Indonesia saat ini terus melakukan komunikasi dengan Duta Besar Belanda dan Kedutaan Besar di Indonesia terkait peredaran kontroversial Fitna produksi anggota parlemen Belanda Geert Wilders.

“Komunikasi dengan Duta Besar Belanda dilakukan secara intensif, langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Departemen Luar Negeri maupun kantor presiden, ” kata Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal, di Kantor Presiden.

Menurut Dino, Presiden Yudhoyono telah berbicara dengan sejumlah menteri mengenai perkembangan terakhir film tersebut. Pemerintah Indonesia, lanjut dia, menghargai posisi pemerintah Belanda, posisi parlemen Belanda, dan rakyat yang tidak mendukung film Fitna.

“Jangan sama ratakan rakyat Belanda dengan film ini, ” ujarnya.

Dalam Fitna, Wilders mengaitkan aksi para teroris dengan para ekstremis Islam dan ayat-ayat Al-Qur’an, disiarkan pada situs internet http://www.liveleak.com pada Kamis malam (27/3). Menjelang rilis film itu, Wilders melukiskan kitab suci umat Islam sebagai “buku fasis” yang menghasut orang untuk melakukan kekerasan. (novel/ant)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Indonesia Bisa

Bannerku

Picisan Merangkai Kata

Anda Pengunjung ke

Demi Massa

April 2008
S S R K J S M
    Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
Aku seperti majnun dengan kemiskinan hatiku, yang telah tiada berdahan karena aku tidak punya kekuatan untuk memperebutkan cinta Tuhan Di setiap siang dan malam aku berusaha untuk membebaskan diriku Dari kungkungan rantai cinta yang telah lama memenjarakanku

Blog Stats

  • 299,086 hits

Arsip

Suported By
Dari Santri Untuk Indonesia
eramuslim
Munajahku
Blognya Pecinta Sastra
Suara Konsumen
Jakarta Baycity
Untuk Masa Depan Yang Lebih Baik
Jakarta Baycity
GrowUrl.com - growing your website

RSS TARUMA

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Saatnya Menatap Dunia

Klik tertinggi

  • Tak ada
ping me to technorati
website stats
Bangkit Basmi Korupsi

Poling Bulan Ini

%d blogger menyukai ini: