Posted by: seyyed on: Mei 7, 2008
Oleh : Ema Kaysi
Selembar surat bersampul biru muda jatuh di pangkuan Nur. Saat itu senja merona bersemburat cahaya jingga di ufuk barat. Sekelompok burung pipit terbang melintasi anjungan. Angin semilir meniup kelopak flamboyan, mahkotanya berhamburan mencium bumi.
Dulu, Nur paling benci bila dikatakan bagai flamboyan. Pohon yang tinggi tegar berbunga kecil yang mudah gugur, ibarat gadis [...]
Posted by: seyyed on: Mei 7, 2008
Oleh : Habiburrahman El Shirazy
Cairo memasuki musim semi. Pagi yang indah. Langit yang cerah. Orang-orang menatap hari dengan penuh gairah. Bgitu juga Mahmid. Ia melangkah memasuki gerbang Universitas Al Azhar dengan semangat membuncah. Fakultas Dakwah di Nasr City demikian ia cintai. Ia bayangkan hari yang indah penuh barakah. Mata kuliah Sirah Nabawiyyah, Fiqih Dakwah, Fiqh [...]
Posted by: seyyed on: Mei 7, 2008
Mencari definisi sastra sama sulitnya dengan mencari jarum jatuh di tumpukan jerami. Permasalahanya karena dari dulu sampai sekarang belum ada kata sepakat mengenai definisi itu dari pakar dan ahli sastra. Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono selaku presiden sastra Indonesia yang juga mantan dekan fakultas sastra Universtas Indonesia yang kini berubah menjadi fakultas budaya mendefinisikan sastra [...]
Posted by: seyyed on: Mei 7, 2008
Sejak dibukanya keran kebebasan di kalangan umat Islam Indonesia di
penghujung kekuasaan Soeharto. Umat mengalami -meminjam istilah eep s.
fattah- ledakan partisipasi dalam berekpresi. Dimotori oleh kemunculan
ICMI-nya Habiebe, muncul wacana “islamisasi” dalam beragam hal, yang
seringkali dipersepsikan oleh golongan nasionalis dan non-muslim sebagai
ancaman bagi keutuhan NKRI, akibatnya mereka merasa perlu membuat organisasi
tandingan seperti ICI atau Ikatan Cendikiawan Indonesia [...]
Posted by: seyyed on: Mei 7, 2008
Bila ada seorang sastrawan Indonesia secara eksplisit menampakkan sikap kekecewaan lewat cara berburuk sangka atau marah-marah gara-gara karya sastranya tak masuk sebuah antologi sastra sebenarnya itu kecenderungan lama yang sudah berulang kali terjadi dan menjangkiti nyaris setiap antologi sastra kita. Kekecewaan semacam itu cenderung juga akan memancing tanggapan ”baik-baik maupun emosional.”
Penyusun antologi sastra dan sastrawan [...]
Kata Mereka